Go Back   IndoHeroes.com - Heroes Indonesia Community » About Heroes » Season One

Season One Ulasan episode di season satu secara lengkap

Comment
 
LinkBack Episode Tools Display Modes
Genesis (a.k.a. In His Own Image)
Genesis (a.k.a. In His Own Image)
Published by alex2k
30-May-2007
Author review
Pemain
100%100%100%
5
Jalan Cerita
80%80%80%
4
Pengambilan Gambar
80%80%80%
4
Ilustrasi Musik
80%80%80%
4
Average 85%

Episode:
01
Season:
01
Tanggal Tayang:
24-September-2006
Penulis:
Tim Kring
Sutradara:
David Semel
Peran Utama:
Sendhil Ramamurthy (Mohinder Suresh), Masi Oka (Hiro Nakamura), Noah Gray-Cabey (Micah Sanders), Adrian Pasdar (Nathan Petrelli), Milo Ventimiglia (Peter Petrelli), Hayden Panettiere (Claire Bennet), Ali Larter (Niki Sanders), Tawny Cypress (Simone Deveraux), Santiago Cabrera (Isaac Mendez)
Peran Pembantu:
Cristine Rose (Angela Petrelli), Deirdre Quinn (Texas Tina), Randall Bentley (Lyle Bennet), Ashley Crow (Mrs. Bennet), Thomas Dekker (Zach), Jack Coleman (Horn-Rimmed Glasses), James Kyson Lee (Ando Masahashi)
Bintang Tamu:
John Prosky (Principal), Tohoru Masamune (Boss at Yamagato), Greg Wrangler (Fire Chief), David Ury (Super), Milos Milicevic (Big Guy), Claudia Difolco (Reporter), Max Amini (Cabbie), Brian Tarantina (Weasel), Richard Roundtree (Charles Deveaux), Shishir Kurup (Nirand)

Member rating
Pemain
73.4%73.4%73.4%
3,67
Jalan Cerita
66.6%66.6%66.6%
3,33
Pengambilan Gambar
66.6%66.6%66.6%
3,33
Ilustrasi Musik
66.6%66.6%66.6%
3,33
3 users rated 68% average

Episode Tools
Wink Genesis (a.k.a. In His Own Image)

Berdiri di tepi gedung tinggi, Peter Petrelli membuka tangannya lebar-lebar dan bersiap untuk terbang. Dia melangkah dari tepian gedung, mulai jatuh kebawah, melihat sebuah muka, dan kemudian terbangun. Dia ternyata sedang bermimpi. Simone Devaux menanyakan Peter akan keadaan ayahnya. Peter membantu mengasuh ayah Simone, yang hanya memiliki beberapa hari lagi untuk hidup. Simone berkata pada Peter bahwa ia sudah nampak seperti anak sendiri dari orang yang diasuhnya.

Di Bombay, India, Mohinder Suresh adalah seorang dosen, member kuliah mengenai genom manusia, dan mutasi dalam kode genetic. Dia dikagetkan oleh temannya, yang tiba-tiba membawa berita bahwa ayah Mohinder terbunuh saat sedang mengendarai taxinya di New York. Suresh merasa kematian ayahnya bukan karena kecelakaan. Dia segera pergi ke apartemen ayahnya, dan saat ia melihat file-file penelitian ayahnya, ia mendengar suara seseorang yang juga berada di apartemen itu. Dia mengambil file-file itu, mengambil foto dari map yang tertempel di dinding, dan lari keluar dari apartemen. Orang lain yang ada pada apartemen itu, seorang America yang memakai kacamata berbingkai tanduk, mendengar bunyi kamera dan segera masuk ke dalam ruangan untuk menyelidikinya, tetapi Mohinder sudah pergi.

Di Vegas, kita bertemu dengan Niki Sanders, seorang penari striptease. Dia beraksi di depan kamera video untuk penontonnya, tapi orang yang menontonnya kehabisan uang. Dia keluar dari studio garasinya dan masuk ke dalam rumah untuk memeriksa apakah anaknya, Micah, sudah siap untuk berangkat ke sekolah. Saat mereka bersiap untuk pergi, dia melihat dua penjahat di pintu depan, Niki dan anaknya segera kabur lewat jalan belakang rumahnya.

Di Odessa, Texas, Claire Bennet, seorang pemandu sorak SMA, berdiri diatas menara setinggi 80 kaki dan melompat. Dia menghantam tanah yang ada dibawahnya, namun ajaibnya dia berdiri, membetulkan kembali tulang-tulangnya yang patah ke tempatnya, dan berjalan begitu saja seraya luka-luka dan goresan-goresan menghilang begitu saja. Semua ini direkam dalam videotape yang direkam oleh temannya, yang kepadanya ia mengatakan bahwa ini adalah kali ke enam ia melakukan hal ini.

Kembali ke New York, Peter mengunjungi kakaknya, Nathan, seorang politisi yang sedang sibuk dengan kampanyenya. Dia tak punya waktu untuk mendengar cerita mengenai mimpi Peter dan ia berkata pada Peter untuk berhenti menceritakannya. Percakapan mereka terpotong oleh panggilan telepon dari ibu mereka, yang baru saja tertangkap karena mengutil di suatu toko.

Di Tokyo, Jepang, Hiro Nakamura menatap jam yang ada di sekat kerjanya. Saat dia focus pada jam tersebut, jarum detik dari jam tersebut berhenti bergerak dan berputar mundur. Hiro berteriak kesenangan dan berlari kepada temannya, menceritakan temannya bahwa ia berhasil menghentikan waktu.

Di suatu sekolah swasta tempat Micah belajar, kepala sekolah Micah mengatakan pada Niki bahwa Micah tidak dapat meneruskan sekolahnya, terlepas dari $25,000 yang telah dibayarkan Niki. Niki menuntut uangnya kembali tapi kepala sekolah mengatakan bahwa itu tidak mungkin karena itu termasuk donasi.

Mrs. Petrelli menganggap anaknya, Nathan, terlalu over-akting sejak ia dibebaskan atas tuduhan mengutil di toko. Nathan tak mengerti mengapa ibunya perlu mencuri sepasang kaos kaki padahal ibunya masih punya banyak uang yang ditinggalkan oleh ayahnya. Setelah Nathan pergi, Mrs. Petrelli mengaku pada Peter bahwa alasan ia melakukan itu hanyalah untuk membuatnya merasa hidup kembali.

Saat Claire dan temannya pulang, mereka melewati sebuah kebakaran besar. Dengan terekam videotape, Claire berlari ke dalam nyala api dan menyelamatkan seseorang ditengah asap. Walaupun tangannya ada tengah-tengah api, seorang pemadam kebakaran tercengang karena tidak ada luka bakar. Sebelum ia ditanya-tanya, dia pergi dari tempat kebakaran itu.

Peter kembali untuk menemui Nathan yang menawarkan sebuah posisi dalam kantor kampanyenya. Peter hanya ingin berbicara mengenai mimpinya, tapi Nathan tak ingin membicarakan tentang mimpi tersebut dan menyuruh Peter untuk dewasa. Peter pergi dan mengambil taxi yang dikemudikan Suresh. Mereka berbicara mengenai gerhana yang akan terjadi dan kepercayaan terhadap takdir. Saat Peter keluar dari taksi, seorang yang lain masuk ke dalam taksi dan mulai berbicara dengan Suresh mengenai namanya. Ternyata itu adalah orang yang sama, orang dengan kacamata bingkai tanduk, yang ada di dalam apartemen Chandra. Saat penumpang itu mulai berbicara mengenai pensiunan professor dengan nama yang sama dengannya dari India, Suresh menjadi curiga, ia menghentikan taksinya tiba-tiba dan berlari ke dalam suatu lorong.

Setelah Niki mengantar Micah ke tempat ibunya, ia pulang ke rumah untuk dan mendapati rumahnya dirampok, sementara itu dua orang penjahat menunggunya. Mereka meminta bayaran, yang sebenarnya belum Niki miliki. Kemudian mereka menyuruh Niki untuk menari striptease dihadapan mereka untuk mengurangi hutangnya. Niki mulai melepas pakaiannya, kemudian berhenti, meluapkan kemarahannya pada seorang dari mereka. Orang itu menamparnya dan sebelum ia menampar Niki untuk kedua kali, Niki melihat bayangan dirinya yang lain yang lebih mengerikan.

Kemudian kita dapati Simone tiba di loteng pacarnya. Isaac Mendez dengan liar menghancurkan kanvas-kanvas yang ia tidak ingat kapan ia melukisnya. Salah satu lukisan yang ia lukis dua minggu sebelumnya adalah gambar sebuah ledakan bis; gambar tersebut sangat identik dengan foto yang muncul pada koran hari itu. Isaac menganggap bahwa itu mungkin karena heroin yang dicandunya, dan inilah cara dia berhenti dari kecanduannya. Ia mengusir Simone keluar dari apartemennya dan memborgol dirinya sendiri pada pipa air.

Kembali ke Tokyo, Hiro yakin bahwa dia dapat menghentikan baik ruang dan waktu. Temannya, Ando, menertawakannya dan membuat lelucon mengenai “Star Trek”. Ia menantang Hiro untuk teleport ke kamar mandi wanita. Saat ia kembali dari bersama minuman dari bar, dia menemukan polisi menyeret Hiro keluar dari kamar mandi wanita. Walau begitu, Ando masih tidak mempercayai temannya.
Setibanya di rumah, Claire bertanya pada ibunya siapakah orang tua kandungnya. Sebelum ada jawaban, ayah Claire tiba; dialah orang yang menjadi penumpang taksi Suresh di New York.

Niki terbangun dan mendapati dua orang penjahat mati. Saat ia memperhatikan sekelilingnya, bayangan dirinya di cermin member senyuman jahat dan tanda agar Niki tetap diam untuk menjaga kejadian ini sebagai rahasia.

Saat Hiro mengendarai kereta bawah tanah Tokyo, dia mulai berkonsentrasi setelah beberapa saat ia mengamati poster New York. Waktu pada jam di kereta bawah tanah perlahan-lahan berputar semakin cepat, dan saat Hiro membuka matanya, ia mendapati dirinya berada di Times Square. Menyadari ua berhasil berpindah ruang, Hiro mangangkat tangannya dan berteriak kesenangan.

Simone mengambil sebotol kecil morfin, dan dengan Peter, ia kembali ke loteng tempat Isaac berada. Isaac telah memotong borgolnya, terlepas, dan nampaknya overdosis. Peter mendapati sebuah lukisan yang menggambarkan dirinya sedang terbang, dan lukisan lain yang menggambarkan Kota New York hancur akibat ledakan besar.

Peter pergi ke atas gedung yang ia lihat dalam mimpinya. Kakaknya Nathan tiba di lorong di bawahnya, sebelumnya ia dihubungi oleh Peter. Peter berteriak: “Sekarang giliranku untuk menjadi seseorang, Nathan!” dan ia melangkah dari tepi gedung, berharap untuk terbang. Namun ternyata, ia jatuh semakin jauh dan tidak terbang. Tiba-tiba kakaknya terbang ke udara dan menangkapnya.

Episode Recap by: qronoz
Teaser Synopsis by: DarK_NekO

Attachments
Attached Files
File Type: rar heroes.s01e01.genesis.rar
(Size: 17,8 KB, Download: 63)
File Type: rar heroes.s01e01.genesis-id.rar
(Size: 17,3 KB, Download: 253)
  #1 (permalink)  
By azka204 on 25-January-2010, 10:22 AM
Member reviews
Pemain
20%20%20%
1
Jalan Cerita
20%20%20%
1
Pengambilan Gambar
20%20%20%
1
Ilustrasi Musik
20%20%20%
1
Average 20%
Google Translate-Sempurnakan sendiri yah
Attached Files
File Type: rar Heroes.SE01E01.Genesis.rar
(Size: 18,4 KB, Download: 3)
Reply With Quote
  #2 (permalink)  
By hidayat_alfian on 29-January-2010, 08:16 AM
@azka204: maksudnya apa?! kan udah ada tuh ID sm EN-nya >.<
Reply With Quote
Comment
Episode Tools
Display Modes

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off
Trackbacks are On
Pingbacks are On
Refbacks are On





All times are GMT +7. The time now is 06:57 PM.


Powered by vBulletin®
Copyright ©2000 - 2010, Jelsoft Enterprises Ltd.